Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

Kegiatan Analisis EDS Tahun 2013 Selengkapnya »

Komputerisasi Pengelolaan Keuangan

Workshop Komputerisasi Pengelolaan Keuangan - Metode PjBL Selengkapnya »

Rapat Koordinasi UKG

Rakor UKG dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Propinsi Riau Selengkapnya »

Pelaksanaan UKG 2014

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru Tahun 2014 Selengkapnya »

Lesson Study

Lesson Study ~ Solusi Mengatasi Masalah Praktik Pembelajaran Di Kelas Selengkapnya »

Musyawarah Guru Mata Pelajaran

MGMP Sebagai Upaya Meningkatkan Keprofesionalan Guru IPA SMP Kota Pekanbaru Selengkapnya »

Pembekalan Pelatihan Kurikulum 2013

Kegiatan Pembekalan Panitia Lokal Pelatihan Kurikulum 2013 di Kabupaten Selengkapnya »

Upacara 17 Agustus 2014

Peringatan Upacara 17 Agustus di LPMP Riau Selengkapnya »

Kriteria Penilai PK Guru

Kriteria Sebagai Penilai Penilaian Kinerja Guru (PKG) Selengkapnya »

 

Ketentuan Pengajuan NUPTK Baru Bagi Guru Non PNS Tahun 2014

PadamuNegeriKetentuan Pengajuan NUPTK Baru Bagi Guru Non PNS Tahun 2014 ~ Pengajuan NUPTK merupakan salah satu Agenda PADAMU NEGERI tahun 2014. Untuk mendapatkan NUPTK setiap PTK harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu yang berubah setiap tahunnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh BPSDMPK PMP.

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Pada Pondok Pesantren

PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
PADA PONDOK PESANTREN

Oleh: Warsito, S.Si, MT (warsito_w@yahoo.com)

ABSTRAK

Salah satu model pendidikan yang sudah cukup lama diterapkan secara mandiri oleh masyarakat adalah pondok pesantren. Pada lembaga ini memiliki budaya pembinaan yang dikembangkan secara turun-menurun dari pengembangnya terdahulu. Lahirnya kurikulum 2013 di tengah-tengah kemajuan dunia pendidikan saat ini dapatkah memberikan konstribusi bagi dunia pesantren ?. Beberapa pesantren memiliki keunikan dalam pembelajaran yang tidak bias diseragamkan seperti pelajaran umum.

Menulis Jurnal Reflektif Mengajar dan Manfaatnya Bagi Guru Dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

MENULIS JURNAL REFLEKTIF MENGAJAR DAN  MANFAATNYA BAGI GURU
DALAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

Oleh: Zulyetti, SS., M.Ed (zulyetti.zulyetti@gmail.com)

ABSTRAK

 

Guru diwajibkan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan. Akan tetapi banyak guru yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan ini. Tulisan singkat ini membahas tentang jurnal reflektif mengajar dan  manfaat membuat jurnal reflektif mengajar sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK PENGAJARAN BAHASA INGGRIS PADA KURIKULUM 2013

PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK PENGAJARAN BAHASA INGGRIS
PADA KURIKULUM 2013

Oleh: Zulyetti, SS., M.Ed (zulyetti.zulyetti@gmail.com)

ABSTRACT

This article discusses  a possibility  to apply the Scientific approach  to the teaching  of English as a foreign language. The discussion in this article will  be  focused  on  the  characteristics  of  the  Scientific  approach,  the  current practice of teaching English in Indonesia, and a suggested model for teaching English using the Scientific approach.

Mengukur Tingkat Keberhasilan Diklat dengan Evaluasi Model Summative pada Diklat PKB KS/M

MENGUKUR TINGKAT KEBERHASILAN DIKLAT DENGAN EVALUASI MODEL SUMMATIVE
PADA DIKLAT PKB KS/M

Oleh: Warsito, S.Si, MT (warsito_w@yahoo.com)

ABSTRAK

 

Diklat merupakan salah satu sarana peningkatan kualitas pendidikan. Di negara-negara maju, diklat menjadi program pokok yang diprioritaskan. Salah satu bentuk pengontrolan mutu diklat yaitu mengukur tingkat keberhasilan diklat.

Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjtan (PKB) kepala sekolah/madrasah Tingkat SD/MI bertujuan memberikan kemampuan dasar kompetensi tingkat dasar bagi kepala sekolah/madrasah. Dalam penelitian ini teknik pengukuran yang digunakan adalah model summative, yaitu dengan mengukur tingkat ketercapaian diklat

Kegiatan Penyusunan Profil Informasi Pelatihan Kurikulum, Sertifikasi guru, Penilaian Kinerja dan Penjaminan Mutu Pendidikan Propinsi Riau Tahun 2014

Sebuah lembaga untuk mampu maju dengan visi dan misinya terletak pada kekuatan internalnya dalam mengelola data yang mendukung tugas dan fungsi lembaga tersebut. Tanpa difasilitasi dengan data yang akurat dan kemampuan mengelola serta memelihara data tersebut secara handal, lembaga tersebut tidak akan dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Tanpa dukungan data yang akurat, sebuah keputusan yang rasional tidak akan pernah tercipta, kepemimpinan menjadi tidak memiliki arah dan sasaran kerja tidak jelas.

Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Siswa Kelas XI IPS3 SMA Tri Bhakti Pekanbaru dengan Menggunakan Gambar dan Imajinasi.

Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Siswa Kelas XI IPS3 SMA Tri Bhakti Pekanbaru dengan Menggunakan Gambar dan Imajinasi.

Wiserman

Widyaiswara LPMP Riau

 ABSTRAK

Berdasar pada Standar Isi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tahun 2006, keterampilan menulis telah diajarkan mulai jenjang SD/MI hingga jenjang SMA/MA. Siswa SD/MI hingga SMA/MA diharapkan memiliki keterampilan menulis dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk tulisan deskripsi. Meski telah dilaksanakan pembelajaran menulis deskripsi di kelas XI IPS3 SMA Tri Bhakti Pekanbaru, hasil pembelajaran menulis deskripsi di kelas tersebut belum maksimal. Dari kegiatan pembelajaran, diketahui adanya permasalahan dalam proses pembelajaran menulis deskripsi dan kelemahan siswa kelas XI IPS3 SMA Tri Bhakti Pekanbaru dalam menulis karangan deskripsi, baik pada aspek isi, organisasi, dan kebahasaan, sehingga nilai yang diperoleh belum mampu mencapai standar keberhasilan yang disyaratkan, yakni 65%..(KKM kelas XI SMA Tri Bhakti Pekanbaru)

PELATIHAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DENGAN METODE PARTISIPATORI

PELATIHAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH
DENGAN METODE PARTISIPATORI

Oleh: Warsito, S.Si, MT
(warsito_w@yahoo.com)

ABSTRAK

Kualitas pendidikan suatu bangsa menentukan kemakmuran bangsa tersebut. Peningkatan kualitas pendidikan dapat diawali dengan meningkatkan kompetensi kepala sekolah. Perlu metode yang tepat dalam melatih kepala sekolah. Metode partisipatori cukup cocok untuk diterapkan dalam pelatihan kepala sekolah/madrasah.

Penerapan Diklat In-On-In untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melakukan Penelitian Tindakan Kelas

PENERAPAN DIKLAT IN-ON-IN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU
DALAM MELAKUKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Oleh: Zulyetti, SS., M.Ed (zulyetti.zulyetti@gmail.com)

 

ABSTRAK

Tulisan ini membahas tentang penerapan Model Pelatihan In-On-In untuk meningkatkan motivasi guru dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pembahasan diawali dengan penjelasan singkat tentang PTK dan pentingnya bagi guru melakukan PTK, karakteristik pelatihan yang efektif serta pelaksanaan diklat in-on-in Penelitian Tindakan Kelas.

Penjadwalan Proses NUPTK Baru

PadamuNegeriPenjadwalan Proses NUPTK Baru ~ Sebagaimana telah dijelaskan pada artikel sebelumnya Agenda Kegiatan PADAMU NEGERI Hingga 31 Desember 2014 bahwa pengajuan NUPTK baru bagi guru negeri maupun swasta berlangsung sampai dengan Desember 2014. Untuk memperoleh NUPTK baru, guru harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Guru yang dinilai berhak mengajukan NUPTK baru saat login di PADAMU NEGERI akan mendapatkan

Realisasi Pelaksanaan Diklat Kurikulum 2013 Propinsi Riau Tahun 2014 – KS Manajerial

Realisasi Pelaksanaan Diklat Kurikulum 2013 Propinsi Riau
Tahun 2014
Bagi Kepala Sekolah