Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

Kegiatan Analisis EDS Tahun 2013 Selengkapnya »

Komputerisasi Pengelolaan Keuangan

Workshop Komputerisasi Pengelolaan Keuangan - Metode PjBL Selengkapnya »

Rapat Koordinasi UKG

Rakor UKG dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Propinsi Riau Selengkapnya »

Pelaksanaan UKG 2014

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru Tahun 2014 Selengkapnya »

Lesson Study

Lesson Study ~ Solusi Mengatasi Masalah Praktik Pembelajaran Di Kelas Selengkapnya »

Musyawarah Guru Mata Pelajaran

MGMP Sebagai Upaya Meningkatkan Keprofesionalan Guru IPA SMP Kota Pekanbaru Selengkapnya »

Pembekalan Pelatihan Kurikulum 2013

Kegiatan Pembekalan Panitia Lokal Pelatihan Kurikulum 2013 di Kabupaten Selengkapnya »

Upacara 17 Agustus 2014

Peringatan Upacara 17 Agustus di LPMP Riau Selengkapnya »

 

Ketentuan Pengajuan NUPTK Baru Bagi Guru Non PNS Tahun 2014

PadamuNegeriKetentuan Pengajuan NUPTK Baru Bagi Guru Non PNS Tahun 2014 ~ Pengajuan NUPTK merupakan salah satu Agenda PADAMU NEGERI tahun 2014. Untuk mendapatkan NUPTK setiap PTK harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu yang berubah setiap tahunnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh BPSDMPK PMP.

Persyaratan, Tata Cara dan Proses Seleksi Pendaftaran Lowongan CPNS di LPMP Riau

LowKer 2014Persyaratan, Tata Cara dan Proses Seleksi Pendaftaran Lowongan CPNS di LPMP Riau ~ Sebagaimana yang sudah disampaikan pada artikel sebelumnya LPMP Riau Membuka Lowongan CPNS 2014 dan pendaftaran sudah dibuka sejak 4 September kemarin. Untuk dapat melakukan pendaftaran ada beberapa persyaratan umum dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh calon pelamar.

LPMP Riau membuka lowongan CPNS 2014

LowKer 2014LPMP Riau membuka lowongan CPNS 2014 ~ Dalam rangka pengisian Formasi CPNS tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  sesuai Surat dari Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP) Nomor 21018/J1/KP/2014, maka LPMP Provinsi Riau membuka kesempatan secara luas kepada masyarakat untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan LPMP Riau. Tahun 2014 ini LPMP Riau hanya menerima 3 orang CPNS untuk formasi Penyusunan Program Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan dengan kualifikasi pendidikan S2 untuk Biologi, Fisika, Matematika, Kimia, dan IPS.

Kualitas Sistem Pendidikan di Indonesia

SISTEM pendidikan di Indonesia memang UNIK dan ANEH. Semua permasalahan pendidikan, termasuk KUALITAS yang rendah, selalu dibebankan kepada siswa/mahasiswa. Perbaikan BUKAN meningkatkan kualitas sistem pendidikan melalui menerapkan Total Quality Management in Education (TQME) tetapi menambah beban belajar kepada siswa/mahasiswa.

PELATIHAN SEKOLAH BERBASIS STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGKAT PROPINSI

IMG_0345

LATAR BELAKANG

Sekolah sebagai komunitas merupakan suatu masyarakat kecil yang sangat penting untuk memberi kontribusi majunya sekolah pada umumnya. Agar dicapai mutu sekolah maka kerjasama diantara komponen  sekolah merupakan hal yang urgent.

Eksistensi sekolah di masa mendatang tidak semata mata tergantung pada pemerintah, melainkan tergantung pada penilaian stakeholder (peserta didik, orang tua, pemerintah, dunia kerja serta pihak lain yang berkepentingan) tentang mutu pendidikan yang diselenggarakannya. Agar eksistensinya terjamin, maka sekolah mau tidak mau harus menjalankan penjaminan mutu pendidikan yang diselenggarakannya. Penilaian stakeholder semakin berkembang, maka penjaminan mutu juga harus disesuaikan pada perkembangan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan (continous improvement). Untuk itu, sekolah wajib menilai dirinya atas seluruh layanan pendidikan yang diberikan, agar sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.

Karena LPMP Riau memiliki keterbatasan ruang dan waktu dalam membina sekolah-sekolah di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau agar menjadi sekolah yang berpenjaminan mutu pendidikan dalam memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), maka akan dikembangkan Sekolah berbasis SNP (SBSNP) berpenjaminan mutu di beberapa kabupten/kota sebagai salah satu strategi pembinaan mutu pendidikan disekolah

Sekolah berbasis SNP (SBSNP) berpenjaminan mutu pendidikan ini diharapkan dapat menjadi inkubator praktik pengembangan mutu pendidikan dalam memenuhi delapan SNP, yakni : (1) Standar Kompetensi Lulusan, (2) Standar Isi, (3) Standar Proses, (4) standar Penilaian, (5) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (6) Standar Sarana dan Prasarana, (7) Standar Pengelolaan, (8) Standar Biaya. Sekolah berbasis SNP (SBSNP) ini dapat menjadi contoh sekolah berpenjaminan mutu serta memiliki efek pengiring (nurturant efect) bagi sekolah lain disekitarnya. LPMP, LPTK Disdikbud kabupaten/kota dan sekolah memerlukan suatu strategi berupa langkah-langkah penjaminan mutu terhadap seluruh proses dan layanan pendidikan yang diberikan kepada pemangku kepentingan.

Implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan sejak tahun 2009 dilaksanakan dalam bentuk program program Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dan Monitoring Sekolah oleh Pemerintah Daerah (MSPD). Pada tahun 2013/2014 Pelaksanaan Penjaminan mutu memasuki fase berikutnya yaitu membina sekolah sebagai pusat pembelajaran dan budaya mutu. Satuan pendidikan perlu didorong dan didampingi dalam proses keberlanjutan penjaminan mutu secara internal. Ini sangat diperlukan dalam rangka untuk meningkatkan mutu sekolah dengan ditandai adanya perkembangan budaya mutu dari tahun ketahun oleh daya upaya sekolah itu sendiri. Berdasarkan hal inilah Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan pada tahun 2014 dikembangkan menjadi Sekolah Berbasis Standar Nasional Pendidikan (SBSNP) dengan membina 12 sekolah piloting untuk menjadi sekolah percontohan Sekolah Berbasis SNP. Sekolah ini akan menjadi sekolah rujukan bagi sekolah lainnya dalam melaksanakan penjaminan mutu sesuai SNP di tahun berikutnya.

Sesuai dengan Pedoman Penyelenggaraan Pengembangan Sekolah Berbasis SNP, maka Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Riau melaksanakan Pelatihan SB-SNP tingkat Propinsi dengan piloting tahun 2014 ini terdiri dari 3 Kabupaten/Kota dan 12 Sekolah Menengah Pertama.

TUJUAN

Pelatihan SB-SNP bertujuan tingkat Propinsi Riau bertujuan untuk:

  1. Memberikan bimbingan teknis kepada guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tentang implementasi Program SB-SNP berupa (1) Konsep dan landasan Penyelenggaraan Sekolah Berbasis SNP, (2) Landasan Hukum, (3) Target atau indikator keberhasilan pelaksanaan Sekolah Berbasis SNP Jangka pendek, menengah dan panjang, (4) Strategi dan grand design implementasi SBSNP Tahun 2014
  2. Penguatan tentang Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), SPM dan SNP
  3. Penguatan tentang Pemanfaatan Panduan Penjaminan Mutu internal untuk Program Kerja Sekolah
  4. Strategi Penerapan Pembelajaran Bermakna Menggunakan Ragam Metode Sesuai Kurikulum 2013 dalam program SBSNP.

SASARAN

Pelatihan SB-SNP tingkat Propinsi Riau untuk pilotingnya adalah Sekolah Menengah Pertama yang ada di tiga Kabupaten/Kota di Riau, yaitu : Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai. Kegiatan akan dilaksanakan dalam tiga Angkatan, yaitu:

  • Angkatan I tanggal 11 – 14 Agustus 2014 terdiri dari 48 orang guru bidang studi Bahasa Indonesia dan Matematika
  • Angkatan II tanggal 15 – 18 Agustus 2014 terdiri dari 48 orang guru bidang studi IPS, Kepala Sekolah dan pengawas sekolah
  • Angkatan III Tanggal 19 – 22 Agustus 2014 terdiri dari 48 orang guru bidang studi Bahasa Inggris dan IPA

HASIL YANG DIHARAPKAN

Dari pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami  tentang :

  1. SPMP, SPM dan 8 SNP dalam upaya penjaminan mutu disatuan pendidikan
  2. Program / grand design Penjaminan Mutu melalui Sekolah Berbasis SNP
  3. Paradigma baru dalam dunia pendidikan
  4. Pemanfaatan Panduan Penjaminan Mutu Internal untuk Program Kerja Sekolah
  5. Strategi Implementasi Sekolah Berbasis SNP di satuan Pendidikan
  6. Strategi penerapan Pembelajaran Bermakna menggunakan ragam Metode sesuai Kurikulum 2013 dalam program SBSNP
  7. Peran dan tanggung jawab satuan pendidikan dalam program Penjaminan Mutu Pendidikan melalui sekolah berbasis SNP

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan Pelatihan Sekolah Berbasis Standar Nasional Pendidikan Tahun 2014 ini dilaksanakan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Jl. Gajah No. 21 Rejosari Pekanbaru.

Kegiatan Pelatihan SB-SNP ini dilaksanakan di LPMP Riau sebanyak tiga angkatan:

  • Angkatan I tanggal 11 – 14 Agustus 2014
  • Angkatan II tanggal 15 – 18 Agustus 2014
  • Angkatan III tanggal 19 – 22 Agustus 2014

Ketenagaan

Ketenagaan dalam kegiatan ini terdiri dari penanggung jawab, panitia penyelenggara, dan narasumber. Kepanitiaan yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala LPMP Propinsi Riau. Narasumber terdiri dari Kepala LPMP dan perwakilan dari USAID Prioritas, Sedangkan fasilitator pendamping terdiri dari Widya Iswara LPMP Riau, dosen FKIP UNRI, Pengawas SMP Disdik Dumai dan Guru SMPN 2 Dumai

 

P1020406

 

P1020424

 

P1020412

Peringatan Upacara 17 Agustus di LPMP Riau

IMG_2637

Peringatan Upacara 17 Agustus di LPMP Riau ~ Peringatan Upacara Bendera untuk memperingati hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia sudah menjadi Agenda Tahunan yang wajib dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus 2014. LPMP Riau sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (BPSDM & PMPTK) Kementerian Pendidikan Nasional juga memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-69 ini.

Rencana Strategik Kegiatan PADAMU NEGERI Semester 1 dan 2 TA 2014/2015

PadamuNegeriRencana Strategik Kegiatan PADAMU NEGERI Semester 1 dan 2 TA 2014/2015 ~ Sebagaimana telah dijelaskan pada artikel sebelumnya Agenda Kegiatan PADAMU NEGERI Hingga 31 Desember 2014 dan berdasarkan Surat Edaran Kepala BPSDMPK-PMP Kemdikbud Nomor 19091/J/LL/2014 tanggal 4 Agustus 2014, terdapat 5 agenda kegiatan penting pada semester 1 Tahun Ajaran 2014/2015 ini, yaitu

Agenda Kegiatan PADAMU NEGERI Hingga 31 Desember 2014

PadamuNegeriAgenda Kegiatan PADAMU NEGERI Hingga 31 Desember 2014 ~ PADAMU NEGERI merupakan layanan sistem informasi terpadu online yang bersumber dari/ke sistem transaksional BPSDMPK-PMP Kemdikbud lainnya, meliputi Evaluasi Diri Sekolah (EDS), NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Sertikasi PTK, dan Diklat PTK. Sejak dirilis pertama kali tanggal 20 Mei 2013 lalu hingga kini, layanan transaksional Padamu Negeri terus berbenah sehingga menjadi layanan sistem informasi yang lengkap dengan fitur-fitur yang memudahkan pendidik dan tenaga pendidikan di seluruh tanah air untuk terus dapat mengupdate data individunya.

Reformasi Guru di Indonesia: Peran Politik dan Bukti dalam Pembuatan Kebijakan

Dalam upaya mengatasi belum memadainya mutu pendidikan di Indonesia, pada tahun 2005 pemerintah menetapkan Undang Undang Guru yang komprehensif  yang dirancang untuk meningkatkan mutu guru. Kunci utama reformasi ini adalah mewajibkan semua guru untuk mempunyai kualifikasi akademik sarjana S1dan bersertifikasi. Guru yang mendapatkan sertifikasi menerima tunjangan profesi yang secara efektif meningkatkan pendapatan mereka. Pada tahun 2015, diharapkan 2,7 juta guru mendapatkan sertifikasi.

Pelatihan Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Provinsi Riau

logo kurikulum 2013 kertaseniPelatihan Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Provinsi Riau ~ Dalam rangka mengimplementasikan Kurikulum 2013, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau akan melaksanakan Pelatihan Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Pelatihan ini bertujuan agar Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah mampu mengimplementasikan Kurikulum 2013 secara efektif dan efisien sesuai dengan tupoksinya serta menghasilkan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang mampu berperan dalam supervisi manajerial dan supervisi akademik sehingga terwujud lingkungan pembelajaran yang kondusif dan iklim sekolah bermartabat dan berbudaya.